Pandemi Covid-19 telah menunjang akselerasi adopsi teknologi di Indonesia. Dengan pesatnya peningkatan adopsi teknologi tersebut tentunya diperlukan optimalisasi Sumber Daya Manusia yang siap menghadapi persaingan teknologi dan globalisasi. Indonesia Telecommunication & Digital Research Institute (ITDRI) bersama Pelindo dan Indonesia Logistics Learning Institute (ILLI) berkomitmen untuk mencetak "digital talent" yang dapat beradaptasi di era digitalisasi.
Theinternationals Convertionon Oil Pollution Preparedness, Responeand Cooperation, 1990 (OPRC) calls for the International Maritime Organization, along with the relevant intermationaland regional Organizations, oil and shipping industries, to develop a comprehensive training programme in the field of oil pollution preparedness and responeincluding the avabilitiyof expertise for the development and implementation of training programs, namely OPRC level 1, 2, and 3 training
Terminal Petikemas memiliki peran yang sangat penting dalam rantai pasokan logistik. Sebuah terminal yang baik mampu meningkatkan performance yang tinggi dengan mengedepankan efektivitas dan efisiensi. Selain itu, kesalamatan dalam bekerja harus selalu diterapkan dalam alur proses bisnis di terminal petikemas seiring dengan semakin meningkatnya perkembangan bisnis petikemas. Setiap Insan Pelabuhan harus mempunyai pengetahuan yang sama terkait proses pengoperasian, fasilitas dan peralatan, serta manajemen dalam suatu terminal petikemas.
Terciptanya kondisi pegawai dalam berperan membantu tercapainya 100% kinerja Operasi (USH) dan Zero Accident terminal Roro sesuai target yang telah ditetapkan Regulator, untuk itu pelatihan ini dibuat harapannya setelah peserta mengikuti pelatihan Non Container Terminal Operation, peserta mendapatkan pengayaan khusus untuk Terminal Roro.