Melindungi aset data kini menjadi lebih kompleks dengan munculnya cloud versus penyimpanan lokal. Organisasi membutuhkan program yang efektif untuk mengelola dan melindungi aset data mereka.
Pelatihan ini dirancang agar peserta dapat memahami cara menerapkan kebijakan manajemen data dan strategi tata kelola data untuk organisasinya. Dengan melihat siklus hidup data, peserta akan memahami titik kritis, cara mengidentifikasi risiko data, dan teknik untuk mengurangi risiko tersebut.
Semua konsep dijelaskan dengan gaya yang mudah dipahami dengan banyak latihan langsung dan diskusi tentang praktik terbaik dan penggunaan praktis. Pelatihan ini akan memungkinkan peserta untuk mengeksplorasi perbedaan dalam manajemen data dan tata kelola data
Pelatihan ini menjelaskan persaingan pasar saat ini pada industri transportasi umum, khususnya di sektor pengiriman dan pelabuhan. Peserta pelatihan akan ditekankan perlunya pemasaran aktif di sektor pelabuhan melalui diskusi tentang konsep pemasaran modern dengan tujuan melakukan riset pemasran dan menerapkan temuan-temuan itu dalam kampanye pemasaran
Tujuan pelatihan operator Gantry Luffing Crane (GLC) Conventional yang bersertifikat STC International dan PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia ini adalah untuk mengembangkan seorang kandidat yang mahir dalam menggunakan Gantry Luffing Crane (GLC), yang mampu bekerja dengan aman dan efisien setiap saat. Dengan cara ini, efisiensi operasi di pelabuhan akan meningkat dan operasi yang lebih aman terjadi. Pelatihan dimulai dengan latar belakang teori singkat, sebelum memulai pelatihan tentang GLC melalui sejumlah latihan.
Pernah mendengar istilah every manager are HR manager. Ya, pengeloaan sumber daya manusia teramat penting untuk hanya dikuasai oleh bagian HR saja, setiap manajer wajib memahaminya karena sesungguhnya managerlah yang paling tahu tentang anggota tim nya. Training HR for non HR hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Dalam Manajemen HR modern tanggung jawab mengelola manusia bukan hanya tanggung jawab bagian HR semata, melainkan juga tanggung jawab semua bagian. Mulai dari merekrut, mengembangkan coaching dan training sampai dengan appraisal, semua proses tersebut melibatkan atasan pada masing-masing divisi. Training HR for non HR ini berupaya untuk memberikan pemahaman untuk hal tersebut.