Layanan Angkutan adalah bisnis yang penting dan vital bagi tuntutan ekonomi dan sosial terutama di era dunia tanpa batas. Logistik yang efisien dan tepat waktu baik untuk bahan baku maupun barang jadi antara penjual dan pelanggan yang terpisah lokasi geografis memicu Angkutan multimoda.
ASEAN single market sebagai tujuan dari ASEAN Economic Community yg telah dimulai sejak 2015, telah menjadikan logistik sebagai salah satu dari 12 prioritas bidang yg diintegrasikan di kawasan ASEAN. Kondisi geografis ASEAN, menyebabkan perlunya kekuatan Angkutan Multimodal sebagai penghubung seluruh negara ASEAN. Oleh karena itu Indonesia telah meratifikasi ASEAN Framework Agreement on Multimodal Transport (AFAMT) dan dilanjutkan dengan dikeluarkannya PP 8 Tahun 2011 oleh pemerintah, sebagai acuan peraturan bagi stakeholder logistik khususnya Angkutan Multimoda.
Berdasarkan survey dan penelitian di ASEAN pada tahun 2017, Angkutan multimoda yang efektif diyakini secara signifikan mendukung perdagangan dan mengurangi biaya logistik keseluruhan, akan tetapi kemampuan manusia tetap menjadi kunci faktor terhadap pengelolaan Angkutan multimoda.
Oracle Planning and Budgeting Cloud Service adalah sebuah layanan Cloud, anggaran pendapatan dan belanja dan memprediksi solusi digunakan oleh banyak perusahaan kecil dan menengah di seluruh dunia untuk memecahkan masalah perencanaan bisnis.
Oracle menyediakan layanan awan perencanaan dan penyusunan anggaran dilingkungan kerja yang berkaitan dengan penjualan dan operasional industri beberapa hal perencanaan penggunaan.
Theinternationals Convertionon Oil Pollution Preparedness, Responeand Cooperation, 1990 (OPRC) calls for the International Maritime Organization, along with the relevant intermationaland regional Organizations, oil and shipping industries, to develop a comprehensive training programme in the field of oil pollution preparedness and responeincluding the avabilitiyof expertise for the development and implementation of training programs, namely OPRC level 1, 2, and 3 training
Pelatihan ini memberikan peserta pengetahuan tentang praktik logistic yang baik, terutama operasi dan manajemen gudang (custom clearance, distribusi, dll) yang memungkinkan peserta untuk mengidentifikasi peluang dan merumuskan tindakan-tidakan peningkatan kinerja. Program ini dirancang untuk modernisasi standar operasi gudang dan bagaimana cara mengoperasikan WMS sebagai system operasi gudang lanjutan.
Semua perusahaan menginginkan efisiensi dalam proses bisnis, guna mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Sering terjadi bahwa, efisiensi belum tentu menjadi efektif, hal ini muncul pada saat penerapan berbagai strategi yang telah dirancang sebelumnya. Keberhasilan dalam menerapkan efektif dan efisiensi harus dimulai dengan menganalisa seluruh proses bisnis yang sedang dijalankan, apakah satu sama lain sudah saling terintegrasi atau masih dengan pola lama yang hanya dapat diakses oleh bagian tertentu saja. Hasil analisa proses bisnis sangat menentukan langkah selanjutnya dalam pembuatan strategi, dimana sebaiknya haruslah yang sederhana, mudah dipahami dan diterapkan sebagai alat mencapai tujuan. Titik kritis dalam menganalisa, ada pada tahap pemetaan proses bisnis yang sedang berlangsung, karena harus mengambil sudut pandang yang sama dalam menilai keberhasilan perusahaan. Terdapat berbagai metode yang dapat digunakan, mulai dari yang sederhana hingga kompleks, sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dari hasil pemetaan tersebut, maka akan dapat terlihat berbagai peluang baru ataupun nilai tambah dalam menentukan strategi selanjutnya. Langkah – langkah pada pemetaan harus dilakukan dengan tepat, agar prinsip efektif dan efisien dalam bisnis seiring dengan perubahan lingkungan bisnis yang dinamis