Percepatan dan Perkembangan Bisnis Terminal khususnya Container Terminal, saat ini sedang meningkat di Indonesia. Oleh karena itu kebutuhan akan jumlah operator QCC di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) sangat meningkat.
Draught survey merupakan salah satu metode marine survey dipergunakan untuk mengetahui volume atau tonase muatan dari suatu moda angkutan perairan tongkang atau kapal dengan membandingkan draft sebelum dan sesudah pemuatan/ pembongkaran muatan dari tongkang atau kapal yang bersangkutan berdasarkan prinsip-prinsip “Hukum Archiemedes”.
Freight maupun tarif-tarif jasa pelabuhan ditentukan berdasarkan tonase (weight ton) atau kubikasi (measurement ton), karenanya kepastian berapa volume (ton) barang yang diangkut dengan moda transportasi perairan menjadi sangat penting sebagai dasar penentuan besaran freight maupun tarif-tarif jasa pelabuhan. Untuk jenis muatan seperti break bulk, unitize maupun container dapat dengan mudah dihitung berdasarkan satuan ton maupun kubikasinya, tetapi untuk jenis barang curah, khususnya curah kering (dry bulk) yang diangkut secara masal tanpa kemasan ke tongkang atau kapal diperlukan metode pengukuran yang umumnya menggunakan “Darught Survey”.
Program pelatihan draught survey memberikan pengetahuan dan pemahaman teori serta praktek pelaksanaan draught survey untuk tongkang dan kapal pengangkut muatan curah (bulk carrier) yang akan disampaikan oleh pemateri marine surveyor yang berpengalaman dalam bidangnya.
Dalam upaya mendukung kegiatan pencegahan korupsi di Indonesia penerapan SNI 37001 Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) menjadi hal yang sangat penting dan juga telah memiliki dasar yang kuat, yaitu Instruksi Presiden Jokowi (Inpres) No. 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi. Sistem Manajemen Anti - Penyuapan SNI ISO 37001:2016 Anti - Bribery Management System (ABMS) adalah standar yang sangat relevan bagi organisasi (swasta maupun institusi/ kelembagaan pemerintahan) untuk meningkatkan kesadaran banyak pihak terkait operasional organisasi yang rentan terhadap potensi risiko penyuapan. Standar ini juga membantu organisasi dalam menunjukkan komitmen mereka untuk menjalankan kegiatan bisnis/pelayanan yang bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan melalui upaya tindakan pencegahan praktik penyuapan dalam internal organisasi maupun upaya-upaya eksternal kepada internal organisasi. Audit Internal Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sebagai persyaratan utama SNI ISO 37001:2016 merupakan motor penggerak untuk melakukan percepatan. konsistensi dan penyempurnaan SMAP
Theinternationals Convertionon Oil Pollution Preparedness, Responeand Cooperation, 1990 (OPRC) calls for the International Maritime Organization, along with the relevant intermationaland regional Organizations, oil and shipping industries, to develop a comprehensive training programme in the field of oil pollution preparedness and responeincluding the avabilitiyof expertise for the development and implementation of training programs, namely OPRC level 1, 2, and 3 training
Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan dan pendidikan maritim, diperlukan trainer yang tidak hanya menguasai substansi teknis, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik dan metodologi pelatihan yang sesuai dengan standar internasional. International Maritime Organization (IMO) melalui IMO Model Course 3.12 – Training Course for Instructors disusun sebagai pedoman untuk memastikan bahwa para instruktur/trainer memiliki kemampuan profesional dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pelatihan secara efektif.
Peraturan Menteri Perdagangan No. 57/M-DAG/PER/12/2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Usaha Logistik di Indonesia. Ini menetapkan standar dan tata cara pelaksanaan kegiatan usaha logistik di Indonesia, termasuk pelayanan jasa kepabeanan, pengangkutan barang, dan manajemen gudang. Seiring dengan perkembangan industri yang ada di Indonesia, kebutuhan akan Gudang meningkat tinggi. Sejalan dengan proses distribusi yang ada. Mengatur barang/kargo/logistik yang ada di Gudang haruslah memiliki pengetahuan,keterampilan,dan kompetensi yang khusus. Guna menjaga mutu barang yang ada di Gudang.
Pada tahun 2021, penjualan e-niaga tumbuh 14,2% dibandingkan tahun 2020, dengan lebih banyak total penjualan ritel beralih ke e-niaga. Dengan volume pesanan yang lebih tinggi, penggunaan gudang lebih besar. Keahlian khusus dalam pergudangan juga perlu ditingkatkan sesuai dengan Permenaker no. 170 tahun 2020 dalam Skema SKM/1296/00016/2/2017/5 Skema Manajer Gudang (Warehouse Manager)