Percepatan dan Perkembangan Bisnis Terminal khususnya Container Terminal, saat ini sedang meningkat di Indonesia. Oleh karena itu kebutuhan akan jumlah operator QCC di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) sangat meningkat.
Klasifikasi kelas kebakaran yang diatur oleh NFPA atau National Fire Protection Association yang membagi kelas kebakaran menjadi 5 kelas (kelas A, B, C, D, dan kelas K). Selain itu, untuk peraturan di Indonesia sendiri, pengklasifikasian kebakaran diatur berdasarkan peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan nomor peraturan No. 04/MEN/1980 pada pasal 2 di dalam Bab I, di mana kelas kebakaran diklasifikasikan menjadi 4 kelas yaitu kelas A, B, C, dan kelas D.
Kebakaran dengan kelas D merupakan kebakaran yang tergolong jarang ditemukan. Hal ini tentu saja merujuk pada bahan yang terlibat di dalam kebakaran kelas D yang meliputi benda-benda berupa metal atau logam padat, seperti misalnya natrium, alumunium, kalium, magnesium, dan lain sebagainya.
Pelatihan Refreshment bagi operator GLC, HMC, dan Jib Crane diselenggarakan untuk memperbarui kompetensi teknis serta memperkuat kembali kesadaran akan prosedur K3 guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja akibat rutinitas operasional. Di tengah tuntutan efisiensi logistik yang tinggi, penyegaran ini krusial untuk memastikan operator tetap adaptif terhadap pembaruan teknologi alat berat sekaligus mampu menjaga performa bongkar muat yang aman, presisi, dan sesuai dengan standar regulasi terkini.
Investor Relations adalah penyebaran informasi yang memengaruhi pengertian pemegang saham dan investor secara umum mengenai posisi keuangan dan prospek,
Dalam melaksanakan kegiatannya, investor relations perlu membangun hubungan baik dengan beberapa pihak diantaranya Regulator sebagai lembaga pemerintah yang berfungsi melakukan pembinaan, pengaturan, dan pengawasan sehari-hari dengan tujuan mewujudkan kegiatan pasar modal yang teratur, wajar, efisien, dan melindungi kepentingan investor dan masyarakat.
SAP2000 merupakan program analisis dan desain yang berguna bagi Ilmu Teknik Sipil. Program ini membantu dalam beragam jenis struktur seperti bangunan gedung, jembatan, tower, offshore structures, dan tipe struktur lainnya. Program ini tergolong praktis antara lain karena pembuatan model yang sudah berbasis grafis, kemudahan merubah model sesuai keinginan, analisis ulang struktur secara cepat tanpa harus mengulang dari awal, beberapa dukungan database (misal data profil atau input data gempa), pengolahan hasil output secara lengkap dan fleksibel dengan teks biasa atau spreadsheet. Dengan kemampuan analisis secara 3D sampai tahap non-linier dan dinamik, tidak pelak program ini menjadi trademark yang perlu untuk dipelajari dan dikuasai oleh setiap insinyur sipil.
Pelatihan ini memberikan peserta pengetahuan tentang praktik logistic yang baik, terutama operasi dan manajemen gudang (custom clearance, distribusi, dll) yang memungkinkan peserta untuk mengidentifikasi peluang dan merumuskan tindakan-tidakan peningkatan kinerja. Program ini dirancang untuk modernisasi standar operasi gudang dan bagaimana cara mengoperasikan WMS sebagai system operasi gudang lanjutan.