Percepatan dan Perkembangan Bisnis Terminal khususnya Container Terminal, saat ini sedang meningkat di Indonesia. Oleh karena itu kebutuhan akan jumlah operator QCC di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) sangat meningkat.
Salah satu transformasi pada pengelolaan pelabuhan yaitu proses merger yang dilakukan oleh Pelindo I- IV menjadi Pelindo Indonesia. Merger merupakan inisiatif strategis dalam rangka memberikan nilai tambah yang lebih bagi setiap segmen customer di seluruh wilayah customer tersebut berada. Melalui merger, Pelindo akan memiliki kontrol dan kendali strategis yang lebih baik serta perencanaan yang lebih terintegrasi untuk jaringan pelabuhan nasional.
Setelah klaster bisnis dan desain organisasi level atas disetujui fase selanjutnya dalam proses merger Pelindo adalah penyelarasan proses bisnis, termasuk di dalamnya integrasi operasi dan komersial. Hal ini dilakukan untuk memastikan operational excellence tetap terjaga selama proses merger berlangsung. Peralihan proses bisnis dari ‘legacy entity’ yang berdasarkan area ke entitas subholding baru berdasarkan layanan memerlukan perencanaan dan perangkat organisasi yang rinci untuk memastikan seluruh proses bisnis berjalan dengan efektif.
Dibutuhkan RASCI Matrix secara bertahap mulai pada jabatan BoD–1 struktur organisasi Parents dan Subholding untuk memastikan akuntabilitas jabatan serta keterkaitannya dengan jabatan lain, serta kesesuaian peran jabatan dengan parenting model. Setelah memiliki RASCI Matrix yang ideal, perusahaan dapat Menyusun uraian jabatan yang komprehensif berdasarkan dokumen RASCI, serta mengelola sistem SDM dengan terintegrasi.
Generasi millenial saat ini memasuki masa produktif, dimana mereka yang lahir antara tahun 1982 hingga 1992 tengah menghadapi tantangan dunia kerja yang pesat, ditambah era milenial sangat identik dengan teknologi, disrupsi teknologi dan perkembangan dunia yang pesat memiliki tantangan yang kompleks. Sikap Optimisme perlu dimiliki oleh setiap milenial, dimana mereka tumbuh bersama dengan perubahan tersebut, berbagai inovasi akan lahir melalui peluang-peluang besar yang mereka dapatkan, kecenderungan milenial khususnya dalam dunia kerja lebih menyukai hal-hal yang bersifat fleksibel, kreatif, menantang, dan lebih menyukai penghargaan potensi yang mereka miliki. Motivasi kerja juga diperlukan oleh millenial agar target / tujuan mereka tetap terarah dan semakin memacu untuk terus berinovasi.
Manajer Investasi atau MI ini adalah pihak (bisa perusahaan atau perorangan) yang diberikan kewenangan untuk mengelola aset investor, salah satunya adalah reksa dana. Yang perlu diingat Anda adalah reksa dana merupakan sebuah kumpulan dana yang berasal dari berbagai investor, di mana dananya yang dikelola secara bersama dalam sebuah portfolio investasi.
Nantinya MI ini yang akan memilih dan memutuskan mana saja saham, obligasi, deposito ataupun surat berharga yang nantinya dibeli. Yang menjadi pertanyaan kini adalah jika sudah dibeli, kapan saham tersebut akan dijual, kapan sebuah obligasi dilepas, serta harus berapa banyak dana cash yang memang diperlukan untuk disimpan, dan yang lainnya.
Business to Business (B2B) merupakan model bisnis yang berfokus pada penjualan produk dan layanan untuk perusahaan lain. Beberapa produk atau layanan yang paling umum ditawarkan oleh perusahaan B2B, yaitu bahan baku produk, suku cadang jadi, layanan konsultasi bisnis, layanan pemasaran, sampai pada layanan pengembangan website.
Menjual produk untuk B2B memerlukan keterampilan berbeda dengan menjual langsung ke konsumen individual. Pelatihan ini akan memberikan mindset dalam menjual produk B2B. Akan dibahas berabagai teknik komunikasi dan negosiasi dalam penjualan B2B.
Transportasi darat, laut, dan udara sangatlah dibutuhkan untuk pendistribusian barang baik dalam lingkup domestic maupun ekspor. Pelabuhan berfungsi sebagai tempat kegiatan pemerintahan atau pengusaha untuk tempat kapal bersandar, naik – turun penumpang, atau bongkar muat barang, serta tempat berlabuh kapal yang dilengkapi dengan fasilitas keamanan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan. Tanpa management tariff yang baik juga, suatu pelabuhan tidak akan berfungsi secara maksimal. Untuk menciptakan management yang baik.